Menindaklanjuti ketentuan PP Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun, dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut :BPJS Ketenagakerjaan setiap tahun menyesuaikan besaran Upah tertinggi dengan menggunakan faktor pengali sebesar 1 (satu) ditambah tingkat pertumbuhan tahunan produk domestic bruto tahun sebelumnya (Pasal 29 ayat (3))

BPJS Ketenagakerjaan menetapkan dan mengumumkan penyesuaian batas upah tersebut paling lama 1 (satu) bulan setelah lembaga yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang statistik mengumumkan data produk domestik bruto (Pasal 29 ayat (4))

Sadan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia Tahun 2019 sebesar 5,02% (Serita Resmi Statistik BPS No. 17/02/Th.XXIV tanggal 05 Februari Tahun 2020).

1. BPJS   Ketenagakerjaan   setiap  tahun   menyesuaikan   besaran   Upah  tertinggi dengan menggunakan faktor pengali sebesar  1   (satu) ditambah  tingkat pertumbuhan  tahunan  produk domestic  bruto tahun sebelumnya  (Pasal 29 ayat (3))

2. BPJS   Ketenagakerjaan   menetapkan   dan  mengumumkan   penyesuaian   batas upah  tersebut paling  lama  1    (satu)  bulan  setelah  lembaga  yang menyelenggarakan  urusan pemerintahan  di bidang statistik mengumumkan  data produk domestik bruto (Pasal 29 ayat (4))

3. Badan   Pusat   Statistik   (BPS)   telah      mengumumkan   pertumbuhan    Produk Domestik   Bruto  (PDB)  Indonesia  Tahun  2019  sebesar  5,02%  (Serita  Resmi Statistik BPS No.  17/02/Th.XXIV tanggal 05 Februari Tahun 2020).

4. Berikut adalah hasil perhitungan batas paling tinggi Upah sebagai dasar perhitungan luran JP mulai bulan Maret 2020 :

= Batas Upah Tertinggi Tahun 2019 x {1 + Tingkat Pertumbuhan Penduduk Domestik Bruto Tahun 2019}

= 8.512.400 x {1 + 5.02/100}

= 8.939.722

Dibulatkan menjadi 8.939.700

5. Bagi  Perusahaan  yang  telah  melakukan  rekonsiliasi/  siap  rekon  untuk  Bulan Maret 2020 dan belum menyesuaikan ketentuan batasan Upah Jaminan Pensiun tahun 2020 agar melakukan penyesuaian

Sumber : Surat Pemberitahuan BPJS Ketenagakerjaan No : 8/5992/022020